Music Therapy for Adolescents

Penulis Jukka Tervo; Oulu Finland.
Tahun 2001
Judul Music Therapy for Adolescents. 
Jurnal Clinical Child Psychology and Psychiatry
Volume & Hal. 6 (I) No. 79, Hal 79-91.
Website  SAGE Publications.

 

Latar belakang terapi :

 

  1. Terapi musik merupakan pengobatan dengan musik oleh orang yang  ahli musik.
  2. Tujuan terapi musik adalah untuk memberikan pengaruh [positif bagi perubahan  psikis, fisik, kognitif atau fungsi sosial  dalam pribadi.
  3. Para musik terapisnya bekerja di rumah sakit Psikiatri.

 

Abstrak:
  • Artikel ini didasarkan pada 20 tahun penelitian terhadap remaja dalam kerjasama dengan para psikoanalisis dan psikoterapis.
  • Music, khususnya Rock, memungkinkan para remaja untuk berekspresi, untuk menjalin kontak antar mereka dan berbagi rasa marah, kegusaran, kesedihan,kerinduan dan disintegrasi psikis.
  • Musik juga memberikan kesempatan bagi remaja untuk mengalami kedekatan dan keterasingan serta untuk mengungkap rasa-rasa serta fantasi seksual mereka.
Isi Terapi musik:
  1. Dilakukan di University of Oulu Central Hospital Departement psycihiatry di Finlandia.
  2. Dengan menggunakan sebuah ruangan berisi 8 tempat tidur, 4 untuk laki-laki dan 4 untuk wanita dengan aneka masalah remaja; agresivitas, perilaku anti sosial dan depresi berat tetapi bukan psychosis.
  3. Team terapis terdiri dari staff rumah sakit dan pasien rawat jalan.
  4. Musik terapi disertai dengan rekaman tertulis, rekaman video yang didiskusikan oleh team setiap minggunya.
  5. Terapi musik dilakukan secara berkelompok tetapi juga individual di dalam ruang terapi.
  6. Di ruang musik, disediakan aneka musik instrumen dan disediakan bagi mereka dua kali seminggu selama dua jam per sesi. Di ruangan mereka, disediakan juga secara bebas, musik instrumen akuistik.
  7. Para remaja itu berpartisipasi dalam terapi musik dua sampai tiga kali seminggu selama periode antara 7 bulan dan 4,5 tahun. Sebagian besar dari mereka ambil bagian dalam terapi bebarapa waktu selama percobaan.
Para Remaja dan Musik Rock:
  1. Musik Rock sering merupakan sesuatu natural yang digemari para remaja.
  2. Musik hanya menjadi Rock saat dikombinasikan dengan fantasi yang di dalamnya para remaja ambil peran.
  3. Musik dapat berpengaruh pada emosi para remaja di tingkat yang dalam.
  4. Musik Rock, memampukan remaja berekspresi, menjalin kontak antar mereka dan berbagi rasa marah, kegusaran, kesedihan, kerinduan dan disintegrasi psikis, juga mengalami kedekatan serta keterasingan.
  5. Musik rock juga memungkinkan terungkapnya rasa-rasa dan fantasi seksual.
  6. Kendati gaya dan liriknya berubah, para remaja menggunakan musik rock berhubungan dengan suatu medan emosi yang luas, menyangkut cinta, kesedihan, rasa malu, kegelisahan dan seksualitas.

 

Improvisasi dalam Terapi musik bagi remaja. Ada tiga Tingkatan:

  1. Interest: Remaja tertarik pada terapi musik melalui remaja lain dan melalui dukungan para terapis serta suasana di tempat terapi yang mendukung pengekspresian diri serta budaya anak muda. Ketidaksadaran akan fantasi dan harapan menjadi pusat dari tingkat ini.
  2. Learning: Para remaja mulai memahami dan menguasai perbedaan istrumen bersama para musik terapis. Menjadikan para remaja memasukan fantasi mereka ke dalam diri terapis sebagai sesuatu yang baik seperti mereka memasukannya dalam musik dan instrumen.
  3. Improvisation: Para remaja, meski dengan kemampuan musik terbatas, secara bebas mengalami instrumen dan suara. Mereka ambil bagian dalam mencipta musik bersama yang lain. Hal ini akan melatih mereka untuk melakukan sesuatu secara spontan dan dalam kebersamaan.

 

Kegunaan musik dalam terapi
  1. Musik dapat membuat rileks, merangsang atau membuka saluran-saluran pengekspresian dalam suatu tingkat kedalaman personal.
  2. Efektivitas terapi musik terletak pada transference dan ekspresi diri, bukan pada ketrampilan atau kemampuan musikal.
  3. Musik terapi memberikan sumbangan juga bagi team terapis, khususnya saat para remaja tidak mau atau tidak mampu untuk bekerjasama.
  4. Musik terapi memberikan kebebasan bagi remaja dalam budaya remaja untuk mengekspresikan diri di luar kontrol orang dewasa, bagi perkembangannya sendiri.
  5. Komunitas terapi musik remaja, memberikan kesempatan untuk memberikan sumbangan bagi perkembangan diri seseorang seperti kesempatan untuk memahami kembali konflik dan trauma saat mereka masih anak-anak.
  6. Banyak masalah dapat diselesaikan melalui kreativitas, komunikasi dan kerjasama yang akarab dalam terapi musik.

 

Relevansi terapi

untuk remaja Indonesia

  1. Tidak semua remaja Indonesia berminat pada musik.
  2. Musik Rock bukanlah musik yang umum di kalangan remaja.
  3. Terapi ini dapat diterapkan bagi remaja Indonesia, tetapi dengan penyesuaian musiknya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: